<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>A Proud Momma</title>
	<atom:link href="http://lusiepp.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lusiepp.wordpress.com</link>
	<description>Just an ordinary mother with extraordinary love and dreams</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Jun 2010 14:36:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lusiepp.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>A Proud Momma</title>
		<link>http://lusiepp.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lusiepp.wordpress.com/osd.xml" title="A Proud Momma" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lusiepp.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Aku bisa bikin kue&#8230;</title>
		<link>http://lusiepp.wordpress.com/2010/06/27/aku-bisa-bikin-kue/</link>
		<comments>http://lusiepp.wordpress.com/2010/06/27/aku-bisa-bikin-kue/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 14:36:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusiepp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnisku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiepp.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Bukan narsis kalau aku bilang bisa bikin kue hehehe&#8230;. ya, setidaknya kalau aku bikin kue, pastilah sudah bisa berbentuk (kue), pantas dinamai kue (dan bukan bantalan rel xixixixi&#8230;.) apalagi Aris, para asisten di rumah, teman kantor, saudara, orangtua, suami sudah memberi pengakuan kalau kue buatanku enak . Alhamdulillah.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=20&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_27" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://lusiepp.files.wordpress.com/2010/06/snapshot025.jpg"><img class="size-medium wp-image-27" title="Snapshot025" src="http://lusiepp.files.wordpress.com/2010/06/snapshot025.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Cupcake ultah Aris</p></div>
<p>Bukan narsis kalau aku bilang bisa bikin kue hehehe&#8230;. ya, setidaknya kalau aku bikin kue, pastilah sudah bisa berbentuk (kue), pantas dinamai kue (dan bukan bantalan rel xixixixi&#8230;.) apalagi Aris, para asisten di rumah, teman kantor, saudara, orangtua, suami sudah memberi pengakuan kalau kue buatanku enak <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Alhamdulillah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lusiepp.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lusiepp.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lusiepp.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lusiepp.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lusiepp.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lusiepp.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lusiepp.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lusiepp.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lusiepp.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lusiepp.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lusiepp.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lusiepp.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lusiepp.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lusiepp.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=20&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiepp.wordpress.com/2010/06/27/aku-bisa-bikin-kue/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e65917660fcec6186df9834af25354b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lusiepp</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lusiepp.files.wordpress.com/2010/06/snapshot025.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Snapshot025</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TK Lagi &#8230;.. :)</title>
		<link>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/23/tk-lagi-tantangan-orangtua-anak-usia-sekolah/</link>
		<comments>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/23/tk-lagi-tantangan-orangtua-anak-usia-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 04:56:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusiepp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluargaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiepp.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu yang lalu aku datang ke acara perpisahan TK Asih, sekaligus mengambil buku rapor Aris. Lelaki kecilku kini sudah tambah besar&#8230;. Sebenarnya dia ingin sekali masuk SD. Tapi, karena umurnya baru 5 tahun 5 bulan, aku tidak sampai hati mengabulkan keinginannya. Jadi, Aris tetap di TK B sampai tahun depan&#8230;. Aris naik kelas B2. Setidaknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=24&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu yang lalu aku datang ke acara perpisahan TK Asih, sekaligus mengambil buku rapor Aris. Lelaki kecilku kini sudah tambah besar&#8230;. Sebenarnya dia ingin sekali masuk SD. Tapi, karena umurnya baru 5 tahun 5 bulan, aku tidak sampai hati mengabulkan keinginannya. Jadi, Aris tetap di TK B sampai tahun depan&#8230;.<br />
Aris naik kelas B2. Setidaknya ia akan jadi murid paling senior di TK-nya nanti, dan punya banyak adik play-group, adik TK A, adik TK B1&#8230;&#8230; benar-benar jadi kakak di rumah dan di sekolah <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .<br />
Itu yang aku bangga-banggakan padanya, untuk membujuknya kalau ia sedang mogok mandi, mogok cuci kaki, mogok buang bungkus coklat ke tempat sampah dan mogok-mogok lainnya khas balita <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><span id="more-24"></span><br />
Tak apalah kalau harus TK lagi. Aku ingin ia benar-benar siap, terutama faktor psikologis dan sikapnya untuk mulai belajar lebih serius di bangku SD. Biarlah setahun kedepan, kami menyiapkannya dulu untuk lebih mandiri, lebih bertanggung jawab, sembari membiarkannya untuk menikmati masa-masa bermain sambil belajar di TK lebih lama.<br />
Aku ingin Aris dan Kamila menjadi anak-anak yang senang bersekolah, dan senang belajar apa saja. Kata SENANG dalam bersekolah dan belajar, menjadi titik berat kami. Dimana dengan senang, anak-anak tidak akan merasa terbebani oleh proses belajar, dan bisa memandang lebih jernih tentang apa yang ingin dicapai dari proses belajarnya itu.</p>
<p>Aku tidak akan menuntut anak-anak untuk memperoleh nilai sempurna dalam mata pelajaran, harus 7, 8, 9 atau 10 &#8230;. Aku hanya ingin anak-anakku tahu apa tujuan mereka belajar, dan bahwa nilai berapapun yang diperoleh adalah konsekuensi atas usaha belajar mereka. Aku ingin mereka tahu apa yang ingin mereka capai dengan belajar matematika, IPA, dan sebagainya. Bahwa mereka harus bertanggung jawab atas tugas mereka masing-masing, dengan usaha yang terbaik dan jujur.</p>
<p>Lalu, bagaimana cara untuk mewujudkan pemikiran semacam itu&#8230;? Wow, pastinya tidak mudah. Bahkan, aku belum tahu bagaimana cara yang benar untuk merealisasikan sesuai dengan perkembangan usia anak-anakku.</p>
<p>Sementara ini, aku merasa seide dengan pemikiran guru-guru TK Asih (dan TK Ruwati) bahwa tujuan sekolah adalah untuk jangka panjang. Artinya, kita tidak perlu menjejalkan hal di luar batas perkembangan anak-anak, jika itu malah akan menjadikan anak-anak jenuh belajar di tingkat pendidikan lebih tinggi, tanpa memahami esensi tujuan mereka belajar.<br />
That’s why, aku pilih kata kunci SENANG dalam bersekolah dan belajar tanpa batas waktu&#8230;. karena untuk menjadi apapun yang lebih baik, semua orang harus belajar, dimanapun, kapanpun.</p>
<p>Insya Allah, baru tahun depan Aris masuk SD. Tapi, justru sedari sekarang aku harus mencari sekolah yang cocok untuk perkembangannya, sambil mempersiapkan kemampuannya, dan&#8230;.tentu saja persiapan uangnya <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> . Aku juga harus lebih intens berkonsultasi dengan guru-guru sekolahnya tentang hal-hal nonakademik Aris.<br />
Kalau memungkinkan, kami ingin menyekolahkan Aris ke Sekolah Alam. Tapi, ya&#8230;. sekolah itu kecil sekali kuota penerimaan murid barunya. Sudah sejak 3 tahun yang lalu kami merancang kriteria sekolah yang baik untuk anak-anak. Sekolah alternatif atau sekolah sejenis yang benar-benar menerapkan metode pengembangan kompetensi anak, kami nilai lebih cocok untuk Aris. Ia kurang berkembang optimal jika bersekolah di tempat yang mengharuskan muridnya kaku menghafal, duduk manis, ulangan, dst&#8230;..seperti sekolah konvensional pada umumnya. Karena Aris cenderung dominan, punya rasa percaya diri yang tinggi, dan aktif. Aku ingin potensinya berkembang optimal kepada hal-hal yang positif, bukan malah terpasung akibat kesalahan metode belajar. Biaya ? Yah&#8230; kami tahu bahwa sekolah-sekolah impian kami (dan anak-anak kami) mungkin lebih mahal biayanya dibanding sekolah konvensional. Tapi, itu sudah jadi tanggung jawab kami&#8230;. berat ringannya harus diusahakan&#8230; sekuatnya&#8230;..</p>
<p>Mohon doanya agar cita-cita kami tercapai ya&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lusiepp.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lusiepp.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lusiepp.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lusiepp.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lusiepp.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lusiepp.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lusiepp.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lusiepp.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lusiepp.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lusiepp.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lusiepp.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lusiepp.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lusiepp.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lusiepp.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lusiepp.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lusiepp.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=24&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/23/tk-lagi-tantangan-orangtua-anak-usia-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e65917660fcec6186df9834af25354b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lusiepp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bapakku</title>
		<link>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/17/bapakku/</link>
		<comments>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/17/bapakku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2008 13:55:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusiepp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluargaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiepp.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Sejak dulu, bapakku yang kutahu jarang marah. Tapi aku paling segan padanya, dibanding pada mamaku. Sekali beliau marah, segannya bukan main aku. Padahal jika bapak marah, beliau tidak pernah membentak. Hanya berkata biasa. Tapi selalu aku tahu jika beliau marah. Bapak yang kutahu, tidak pernah segan ikut melakukan pekerjaan rumah tangga. Sambal terasi, sambal bawang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=18&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Sejak dulu, bapakku yang kutahu jarang marah. Tapi aku paling segan padanya, dibanding pada mamaku. Sekali beliau marah, segannya bukan main aku. Padahal jika bapak marah, beliau tidak pernah membentak. Hanya berkata biasa. Tapi selalu aku tahu jika beliau marah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Bapak yang kutahu, tidak pernah segan ikut melakukan pekerjaan rumah tangga. Sambal terasi, sambal bawang merah, sambal tomat&#8230;.hmmmm&#8230;.. sedap sekali. Mama yang memasak menu utama, bapak yang membuat sambalnya </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;">. Itu yang membuatku kangen pulang ke Surabaya.<span id="more-18"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bapak adalah laki-laki yang paling rajin yang kutahu. Tidak pernah diam bersantai kalau liburan. Ada saja barang kecil berguna yang dibuatnya. Dua ‘dingklik’ buatan bapakku sudah ku-‘impor ke rumah di Jakarta hehehe&#8230; Selain bertukang, bapakku juga suka merawat kebun kecil di belakan dapur kami di Surabaya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bapakku pintar menggambar dan melipat kertas juga. Dulu, aku suka sekali dibuatkan burung-burungan dari kertas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bapak buatku adalah contoh karyawan yang tekun semasa usia produktifnya, tidak seperti aku yang pembosan. Beliau yang hanya tamatan SLTA hingga akhir karirnya di bidang perbankan sebagai Kepala Bagian sebuah bank swasta ternama. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bapakku buatku adalah atasan yang kebapakan, yang selalu memantau perkembangan anak buahnya satu-persatu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bapakku adalah laki-laki yang sangat menghormati perempuan, sebagaimana beliau menyayangi dan menghargai ibuku dan anak-anak perempuannya. Dalam hal finansial keluarga pun, bapakku tetap mengganggap mamaku sebagai ‘menteri keuangan’. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bapakku, adalah contoh menantu yang baik, yang memperlakukan ibu mertuanya (karena nenekku, ibu mamaku, adalah seorang janda) seperti ibunya sendiri. Ikut merawat nenekku saat menderita kanker, hingga ajal nenekku tiba. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Seingatku,bapak <span> </span>ikut merawat anak-anak perempuannya semasa kecil. Yang kuingat, bapak juga terkadang menguncir rambut tipisku waktu aku masih TK </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bapak dan mamaku, keduanya, yang aku ingat selalu menomorsatukan pendidikan anak-anaknya yang semuanya perempuan, sejak dalam kondisi ekonomi tambal sulam, hingga berkecukupan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bapakku, yang kutahu, selalu membawa pulang kotak kue meeting, untuk anak-anaknya. Kadang bapak cuma bilang, “Bapak ndak bisa makan, kalo lihat kue kesukaanmu.”. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Satu hal yang paling mengharukan buatku, yang tidak akan kulupakan seumur hidup, yaitu hal sepele yang sering dilakukan semasa aku masih serumah dengan orangtuaku. Yaitu, hampir tiap malam, kalau aku sudah tidur, bapakku selalu mengecek kamarku, menutupkan selimut ke tubuhku, dan melepas kacamataku *** sampai sekarang, aku lebih suka tidur dengan tetap memakai kacamata&#8230;.karena dulu, seringkali aku membaca sebelum tidur, juga karena memang aku merasa lebih nyaman saja&#8230;.hehehe*****. Itu saja. Sepele. Tapi hingga saat ini, mengingatnya selalu membuat mataku berkaca-kaca&#8230;&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Ah, banyak sekali kenangan tentang bapakku sedari aku kecil&#8230;. semuanya berkesan. Bapakku tidak kaya, tapi beliau selalu berusaha mencukupi kebutuhan kami sekeluarga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Sekarang bapakku sudah tua. Mamaku juga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Semoga Allah memuliakan bapakku dan mamaku di dunia dan akhirat. Amin.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lusiepp.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lusiepp.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lusiepp.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lusiepp.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lusiepp.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lusiepp.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lusiepp.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lusiepp.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lusiepp.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lusiepp.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lusiepp.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lusiepp.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lusiepp.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lusiepp.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lusiepp.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lusiepp.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=18&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/17/bapakku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e65917660fcec6186df9834af25354b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lusiepp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buku2ku&#8230;.</title>
		<link>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/13/buku2ku/</link>
		<comments>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/13/buku2ku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 08:36:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusiepp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluargaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiepp.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Aku suka sekali membaca buku. Tapi, kalau ada yang menanyaiku, buku apa yang kusuka, maka akan kujawab bahwa aku suka membaca buku apa saja yang saat itu menjadi minatku. Dan minatku bisa berubah-ubah. Nah hlo&#8230;&#8230;?! Bapakku  yang membuatku suka membaca. Sedari kami kecil (aku dan kakak perempuanku), beliau rajin membelikan komik, tabloid, atau majalah. Tiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=15&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Aku suka sekali membaca buku. Tapi, kalau ada yang menanyaiku, buku apa yang kusuka, maka akan kujawab bahwa aku suka membaca buku apa saja yang saat itu menjadi minatku. Dan minatku bisa berubah-ubah. Nah hlo&#8230;&#8230;?!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Bapakku <span> </span>yang membuatku suka membaca. Sedari kami kecil (aku dan kakak perempuanku), beliau rajin membelikan komik, tabloid, atau majalah. Tiap sore sekitar tanggal-tanggal tertentu, aku selalu bersemangat menunggu bapakku pulang kantor, &#8230;karena beliau pasti membaca pulang tabloid, atau majalah langganan </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;">. <span id="more-15"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Dulu, tetangga kami, biasa kami panggil Cong Wie (beliau keturunan suku tionghoa, dan kini sudah meninggal), membuka persewaan komik. Apa saja, ada komik silat, Lima Sekawan, Donald Bebek&#8230;sampai novel a la penulis Marga T (dulu, Ibuku sesekali menyewa novel romantis Marga T dan sejenisnya hihihi&#8230;.). Bapakku suka juga membaca komik-komik yang kami sewa </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Sejak aku bisa membaca, apa saja kubaca, mulai Intisari, Ananda, Kawanku, Bobo, koran Surabaya-Pos, Monitor, Tintin, Deni Manusia Ikan, Tina, novel petualangan &#8230;sampai&#8230;Memorandum (dulu, di Surabaya terbit koran yang mayoritas isinya ‘serem-serem’ , kriminalitas, dan hal-hal gitulah..hahaha).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Aku juga sering meminjam buku-buku cerita dan pengetahuan dari teman, yang dulu rasanya terlalu mahal untuk dibeli bapak ibuku. Aku pinjam dari teman SD yang anak orang kaya </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;">. Salah satu teman SD-ku yang selalu berbaikhati meminjami buku adalah Catharina Imelda Sondakh (thanks a bunch, Imelda&#8230;. for all you shared to me&#8230;).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Yang paling berkesan dari sekian banyak buku Imelda yang kupinjam adalah Seri Pengetahuan Alam, buku kumpulan dongeng binatang 1 &amp; 2, kumpulan cerita HC Andersen, seri Smurf, kumpulan dongeng sedunia (ada dongeng 1001 malamnya&#8230;), bermacam ensiklopedia bergambar dan&#8230;Tintin!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Teman-teman, bapakku (ibuku juga </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;">&#8230;I love you all), Cong Wie&#8230;. adalah orang-orang penting di bagian awal hidupku yang membuatku suka membaca. Selain guru-guruku, tentu!</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Tentang pertemananku di SD, yang paling mengesankan selama masa sekolahku, akan aku ceritakan lain kali ya&#8230; </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Sejak kecil, aku ingin sekali mempunyai perpustakaan pribadi. <span> </span>Sayangnya, koleksi komik Deni Manusia Ikan (dulu, bapakku rajin membelikan semua serinya dari 1 sampai 14, kalau tidak salah ya&#8230;.), cergam Mahabarata dan cergam lain (bonus dari majalah Ananda), Bobo, Kawanku, semua koleksi majalah dan buku kesukaanku &#8230;.sudah tidak bersisa akibat banjir. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Waktu kuliah, aku selalu berusaha memiliki buku teks kuliah sendiri (ya&#8230;..beberapa pinjam juga dari kakak tingkat </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;">), karena bagiku, lebih nyaman belajar dengan buku milik sendiri, &#8230;.kalau lecek tidak ada yang marah, mau kucoret-coret juga tidak masalah </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;">. Sayangnya, koleksi buku teks kuliah juga ada beberapa yang tiada, karena si peminjam lupa mengembalikan. Sebenarnya sih&#8230;. aku tidak suka itu. Karena selain aku membelinya dengan menabung (kebanyakan dibelikan orangtua juga), tapi juga buku itu kan bisa dipinjamkan ke orang lain yang membutuhkan di lain waktu &#8230;.tidak berhenti tanpa guna di rak si peminjam, begitu&#8230;.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Sewaktu Aris masih batita, aku juga banyak ‘berinvestasi’ buku </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;"><span>  </span>Maksudnya ya&#8230;.beli berbagai buku, dari buku mini karton tebal, sampai majalah anak dan buku cerita untuk anak, meskipun Aris waktu itu belum bisa membaca. Aku ingin, pada saat anak-anak sudah bisa membaca, buku-buku sudah lengkap tersedia </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;"> Kebetulan, suamiku juga punya hobi yang sama. Jadi, sejak kami menikah, koleksi buku kami bertambah banyak. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Aku ingin meniru bapakku untuk menularkan hobi membaca </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Satu hal yang belum tercapai adalah&#8230;.membuat perpustakaan pribadi, yang bisa dimanfaatkan pula oleh tetangga sekitar. Untuk yang satu ini&#8230;.. insya Allah akan kuwujudkan setelah kami punya rumah sendiri&#8230;. Semoga dikabulkan ya&#8230;&#8230;. </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Berikut<span>  </span>ini daftar beberapa buku yang ingin aku dapatkan (lagi) &#8230;kalau masih ada di pasaran (pasar buku baru atau loakan </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;"> ), atau si peminjam yang tiba-tiba ingat (sebab aku juga lupa siapa yang meminjam </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>L</span></span><span style="font-family:Calibri;"> ) :</span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">1.</span><span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Discrete Mathematics (fotokopi, hardcover warna kuning).</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">2.</span><span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Microprocessor (text book asli, warna hitam).</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">3.</span><span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Kahlil Gibran : Sang Kekasih – Sayap-sayap Patah.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">4.</span><span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Tintin (semua seri).</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">5.      Smurf (semua seri).</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">6.</span><span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Deni si Manusia Ikan (semua seri).</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">7.</span><span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Cergam perang Mahabaratha.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">8.</span><span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Kumpulan dongeng sedunia (termasuk Dongeng 1001 malam didalamnya).</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">9.</span><span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Seri lengkap Pengetahuan Alam&#8230;. (mesti browsing untuk mengingat buku yang mana yang dulu kubaca sewaktu SD </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;">).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Aku suka buku, tapi sayangnya&#8230;.. aku tidak seperti buku. Artinya, kalau kalian tanya tentang referensi hal ini dan itu, hemmmm&#8230;. tunggu dulu! Ingatanku kurang begitu bagus untuk mengingat persis apa yg tertulis di buku </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-family:Calibri;"> Jadi, bisa jadi aku paham dengan yang kubaca, tapi aku tidak hafal, hehehe&#8230;. ngerti kan ? </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Anyone can tell me how to cope this ?<span>  </span> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lusiepp.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lusiepp.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lusiepp.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lusiepp.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lusiepp.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lusiepp.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lusiepp.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lusiepp.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lusiepp.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lusiepp.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lusiepp.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lusiepp.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lusiepp.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lusiepp.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lusiepp.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lusiepp.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=15&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/13/buku2ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e65917660fcec6186df9834af25354b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lusiepp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibu Pengemis dan Bayinya</title>
		<link>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/10/ibu-pengemis-dan-bayinya/</link>
		<comments>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/10/ibu-pengemis-dan-bayinya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 04:47:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusiepp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keprihatinanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiepp.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Di jembatan halte GOR Sumantri, seringkali aku bertemu dengan seorang ibu – mungkin sedikit lebih tua dariku – dengan anaknya yang berusia hampir 10 bulan. Anaknya cukup montok. Lucu. Mengingatkanku dengan anak-anakku. Pagi tadi, sambil menunggu si mbak penjual getuk menyiapkan pesananku, kutanya ibu tadi, dimana rumahnya, masih adakah bapak si bayi, dan umur si [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=14&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Di jembatan halte GOR Sumantri, seringkali aku bertemu dengan seorang ibu – mungkin sedikit lebih tua dariku – dengan anaknya yang berusia hampir 10 bulan. Anaknya cukup montok. Lucu. Mengingatkanku dengan anak-anakku. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span id="more-14"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Pagi tadi, sambil menunggu si mbak penjual getuk menyiapkan pesananku, kutanya ibu tadi, dimana rumahnya, masih adakah bapak si bayi, dan umur si bayi. Terenyuh. Keadaan pastinya sedemikian sempit bagi keluarga mereka, hingga si bapak mengizinkan istrinya membantu mencari nafkah dengan cara mengemis. Atau ada sebab lain ? Aku tidak tahu&#8230; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Tentunya ada cara lain untuk mencari nafkah. Jikalau ada yang berkenan memberi, pikirku, akan lebih baik jika dalam bentuk barang yang mereka butuhkan, sehingga ibu tadi tidak menjadi pengemis. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Aku sendiri, belum cukup pintar untuk membantu ibu tadi (dan orang-orang bernasib sama) mengangkat dan menolong hidup mereka sendiri dengan cara yang lebih bermartabat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Di lain sisi, rupanya aku harus bisa jadi lebih dari sekarang. Aku harus hidup lebih dari kecukupan, supaya bisa membagi lebih banyak kepada yang lain. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Aku tidak peduli dan bosan dengan pertengkaran mengenai apa kewajiban siapa. Sebab menurutku mereka, Ibu pengemis tadi dan orang-orang senasib terpinggirkan, adalah tanggungjawab semua yang merasa diberi rezeki berlebih olehNya. Demo dan aji mumpung beberapa kalangan serta partisan (yang mendompleng ricuhnya masalah untuk popularitas) benar-benar membuatku muak.<span>  </span>Entah, rakyat mana yang mereka catut namanya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Aku tahu, bahwa terenyuh saja tidak cukup,<span>  </span>bahwa sebungkus getuk untuk sarapan saja tidak cukup, aku harus lebih dari ini untuk melakukan hal yang lebih bermakna. Ibu pengemis dan bayinya itu memang harus ditolong supaya bisa mencari nafkah dengan cara yang lebih bermartabat dan manusiawi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bagaimana caranya ya ?</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lusiepp.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lusiepp.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lusiepp.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lusiepp.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lusiepp.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lusiepp.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lusiepp.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lusiepp.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lusiepp.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lusiepp.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lusiepp.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lusiepp.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lusiepp.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lusiepp.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lusiepp.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lusiepp.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=14&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/10/ibu-pengemis-dan-bayinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e65917660fcec6186df9834af25354b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lusiepp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Wish List&#8230;.</title>
		<link>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/04/my-wish-list/</link>
		<comments>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/04/my-wish-list/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 09:46:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusiepp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wish List....]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiepp.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Semua CD album Jamiroquai Semua CD album Sting Dapur yang besar, nyaman, dan lengkap&#8230; Buku &#8220;Tasauf Modern&#8221; karya HAMKA Buku &#8220;The Little Prince&#8221; karya Antoine de Saint Exupery Aris bisa masuk ke SD Alam di Ciganjur tahun depan Bundel lengkap komik &#8220;Deni si Manusia Ikan&#8221; Bundel lengkap komik &#8220;Tintin&#8221; &#8211; Herge Buku cerita perang Mahabaratha<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=12&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li>Semua CD album Jamiroquai</li>
<li>Semua CD album Sting</li>
<li>Dapur yang besar, nyaman, dan lengkap&#8230;</li>
<li>Buku &#8220;Tasauf Modern&#8221; karya HAMKA</li>
<li>Buku &#8220;The Little Prince&#8221; karya Antoine de Saint Exupery</li>
<li>Aris bisa masuk ke SD Alam di Ciganjur tahun depan <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Bundel lengkap komik &#8220;Deni si Manusia Ikan&#8221;</li>
<li>Bundel lengkap komik &#8220;Tintin&#8221; &#8211; Herge</li>
<li>Buku cerita perang Mahabaratha</li>
</ol>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lusiepp.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lusiepp.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lusiepp.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lusiepp.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lusiepp.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lusiepp.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lusiepp.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lusiepp.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lusiepp.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lusiepp.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lusiepp.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lusiepp.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lusiepp.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lusiepp.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lusiepp.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lusiepp.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=12&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/04/my-wish-list/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e65917660fcec6186df9834af25354b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lusiepp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Titipan Ilahi</title>
		<link>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/03/titipan-ilahi/</link>
		<comments>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/03/titipan-ilahi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 08:55:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusiepp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluargaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiepp.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Melihat album digital anak-anakku adalah hiburan menyegarkan di tengah kejenuhan kerja. Dua titipan Ilahi yang menakjubkan. Keduanya kami dapatkan dengan cara yang menakjubkan. Si sulung, anak lelaki yang luar biasa, kami beri nama Aris Fadhilah Lazuardi. Aris adalah nama pemberian ayahnya, yang berelemen angin. Fadhilah Lazuardi adalah nama pemberianku. Fadhilah berarti keutamaan, dengan penuh harap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=10&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Melihat album digital anak-anakku adalah hiburan menyegarkan di tengah kejenuhan kerja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Dua titipan Ilahi yang menakjubkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Keduanya kami dapatkan dengan cara yang menakjubkan. Si sulung, anak lelaki yang luar biasa, kami beri nama Aris Fadhilah Lazuardi. Aris adalah nama pemberian ayahnya, yang berelemen angin. Fadhilah Lazuardi adalah nama pemberianku. Fadhilah berarti keutamaan, dengan penuh harap agar Aris selalu menjadi insan yang utama dalam segala hal yang baik. Lazuardi adalah nama lain batuan Lapis Lazuli, batuan yang sangat berharga, berwarna laut dalam atau warna langit. <span id="more-10"></span>Kami berharap, akhlak dan pribadinya seindah batuan ciptaanNya itu, kesabarannya seluas langit, ilmunya sedalam lautan, sejahtera sekaya lautan dengan ikan yang tiada habisnya, amal yang tiada habisnya bak air laut, dan penuh manfaat bak laut yang memberi manfaat pada makhlukNya. Ia dilahirkan tepat setelah dokter kandungan, dr. H. Alfiben, SpOG, menunaikan sholat shubuh, dan beliau hendak cuti untuk berhaji, tepat setelah membantu persalinanku. Aris dilahirkan secara normal setelah melalui proses induksi selama 17 jam yang melelahkan, pada tanggal 29 Januari 2003. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Si bungsu, gadis kecil yang cerdas dan manis, Kamila Dewiyasmin Ramadhani namanya. Kamila dengan kata asal ‘Kamil’ yang berarti insan mulia. Dewi aku ambil dari nama dokter yang membantu persalinan, dr. Hj. Dewi Prabarini Soeharto,SpOG. Yasmin berarti melati, bunga yang putih bersih, dan wangi sepanjang hidupnya sedari kecil hingga layunya. Kami berharap Kamila tumbuh menjadi wanita yang bersih hati, hidup, langkah dan pikirannya. Senantiasa bermanfaat dan ‘mengharumkan’ dimanapun dan kapanpun ia berada. Ramadhani kami berikan karena Kamila lahir pada tanggal 8 Ramadhan 1428H (20 September 2007). Ia lahir dengan sectio caesarian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Aku ingin mereka menjadi dokter, Aris dokter anak, Kamila dokter kandungan. Hehehe&#8230;. angan-angan seorang ibu&#8230;.karena menurutku dengan menjadi dokter, kesempatan untuk secara langsung menolong orang lain yang membutuhkan akan lebih besar. Minimal hanya dengan keahliannya saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bersama mereka sangat membahagiakan. Kadangkala campur aduk rasanya, senang, khawatir, gemas, marah, takjub, geli, semuanya&#8230;..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bagaimanapun mereka adalah penyemangat hidup. Permata hati dan penerang cahaya mata ini. Alhamdulillah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mensejahterakan mereka dunia dan akhirat adalah tanggung jawab kami. Mendampingi tumbuh kembang mereka, adalah tanggung jawabku. Namun hidup memilih, dimana saya harus mengikhlaskan untuk meninggalkan mereka seharian untuk mata pencaharian. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Anak-anakku, maafkan ibumu yang belum bisa menjadi ibu yang baik untuk kalian. Pilu sebenarnya. Namun ketahuilah, sayangku&#8230;. jauh di lubuk hati ini, bagiku, kalian adalah anak-anak yang baik, anugerah istimewa yang luar biasa dari Sang Khalik, Tuhan kita. Semoga kami bisa mengantarkan kalian menjadi orang-orang shalih/shalihah dan selalu menjadi berkah serta bermanfaat dimanapun kalian berada, kapanpun, bagi diri kalian sendiri, keluarga, orang di sekitar kalian, agama, dan bangsa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Amin.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lusiepp.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lusiepp.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lusiepp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lusiepp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lusiepp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lusiepp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lusiepp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lusiepp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lusiepp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lusiepp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lusiepp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lusiepp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lusiepp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lusiepp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lusiepp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lusiepp.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=10&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/03/titipan-ilahi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e65917660fcec6186df9834af25354b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lusiepp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semoga Kita Tidak Sedang Dimurkai-Nya (Kembali ke titik NOL)</title>
		<link>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/02/semoga-kita-tidak-sedang-dimurkai-nya-kembali-ke-titik-nol/</link>
		<comments>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/02/semoga-kita-tidak-sedang-dimurkai-nya-kembali-ke-titik-nol/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 08:25:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusiepp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keprihatinanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiepp.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini, kita tidak tahu Siapa sesungguhnya yang benar dan siapa yang salah Mudah sekali kita menghujat yang lain Mulut dan pikiran kita sama-sama kotor oleh cacian Mulai dari suami, istri, saudara sendiri, teman, tetangga, sesama pengguna angkutan umum, pemerintah, MUI, FPI, Wapres, Presiden, tukang parkir, Polisi, dan seterusnya. Semuanya jadi korban cacian Tanpa kemauan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=6&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Saat ini, kita tidak tahu</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Siapa sesungguhnya yang benar dan siapa yang salah</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Mudah sekali kita menghujat yang lain</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Mulut dan pikiran kita sama-sama kotor oleh cacian<span id="more-6"></span></span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p><font face="Calibri"></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Mulai dari suami, istri, saudara sendiri, teman, tetangga, sesama pengguna angkutan umum, pemerintah, MUI, FPI, Wapres, Presiden, tukang parkir, Polisi, dan seterusnya.</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Semuanya jadi korban cacian</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tanpa kemauan untuk berpikir</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Sudahkah kita cukup pantas disebut sebagai orang baik atau bahkan lebih buruk dari yang dicaci</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Atau mungkin kita sudah tidak waras</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Sehingga tidak cukup mampu sedikit menelaah permasalahan di luar ‘aku’ </span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Sehingga kita menjadi sedemikian naif dalam membaca segala hal di sekeliling kita</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Hanya hitam putih tampaknya</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Hanya pikiran ‘ku’ yang benar </span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidakkah terpikir betapa sulitnya memimpin jutaan kepala dengan berbagai kepentingan</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidakkah terpikir betapa lelahnya berdiri sepanjang hari di tengah perempatan jalan di siang bolong dan hujan</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidakkah terpikir betapa susahnya ‘timer’ mengimbangkan antrean penumpang di sekian belas halte dan jumlah bus kosong yang tersedia</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidakkah terpikir bahwa orang di depan kita menunggu lebih lama untuk mendapat giliran masuk bus ketimbang kita</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidakkah terpikir sedikitpun kemungkinan siasat adu domba dan pembunuhan karakter pihak-pihak yang tidak ‘populer’ oleh aktor terselubung dengan segala cara hingga konspirasi</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidakkah bisa membedakan mana yang representatif dan mana yang &#8216;oknum&#8217;</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Mengapa kita tidak mencoba kembali ke titik NOL</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Kembali ke hakikat diri sendiri sebagai orang yang beradab</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Semuanya, tanpa kecuali</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidak hanya menjadi pengikut orang-orang bersuara lantang</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Bagaimana jika kita mengundurkan diri perlahan-lahan, membaca dengan seksama, mendengar dengan hati dan pikiran terbuka bersama-sama, tanpa prasangka</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tentang apa alasan masing-masing</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Teori dan dasar pemahaman yang digunakan, dengan sumber terpercaya (seharusnya orang-orang yang merasa intelek dan terpelajar bisa lebih bijak menganalisis, bukan malah memanaskan suasana, apalagi mengambil kesempatan dalam kesempitan)</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Melihat siapa-siapa saja yang berdiri di depan kita, saat mengantre, dan hanya maju dalam barisan jika orang-orang di depan kita maju tanpa mendorong (karena dengan mendorong, berarti kita sudah dzalim pada orang lain)</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Kembali ke titik NOL diri kita adalah yang terbaik, buat semuanya</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Bahwa hidup tidak harus diisi dengan saling mencaci</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Menarik diri dan berpikir bijak, dan memberi masukan adalah yang terbaik</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Juga menjalankan tugas masing-masing sesuai tanggung jawabnya</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidak berlomba-lomba menghakimi, dengan perbuatan atau pikiran atau ucapan</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidak juga apatis terhadap apa yang terjadi di sekitar, masa bodoh dengan orang lain yang sudah antri duluan, membiarkan baju minim berkeliaran sementara orang yang mengingatkan dikecam</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Saat ini, jika apa yang kita anut ternyata salah, yang bisa dilakukan hanya bersembunyi tanpa keberanian secara jantan untuk mengaku dan meminta maaf</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Yang penting berteriak dulu, kalau salah, itu urusan belakangan, tinggal diam dan lari sajalah – bukan urusan saya</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Kasihan sekali orang-orang yang tidak punya akses untuk informasi yang bertanggung jawab,</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>yang bahkan untuk hidup sehari-hari saja sangat susah</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Akan lebih sempit rasanya keadaan, jika orang-orang yang “merasa” berpendidikan tidak bisa memberi solusi, malah ikut berteriak-teriak memanaskan suasana,</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidak bisa memberi contoh perilaku yang beradab </span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Masyarakat mana yang akan kita perjuangkan ? Kemana kita saat mereka benar-benar berada dalam tanggung jawab kita (lantas setelah yang lain mengambil alih dan keadaan memburuk kita ikut meneriaki) ?</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidakkah kita sadar, bahwa bagaimanapun keadaan baik dan buruk, kita ikut andil di dalamnya</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Bagaimanapun, hari ini adalah hasil kemarin</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Jangan kita cuma bisa berteriak di tengah kerumunan. Jika mampu, kita muncullah dan berikan sumbangsih, itu lebih baik.</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Atau jangan kita cuma bisa mengecam, tapi berikan solusi, dan bekerjasamalah dengan pihak yang ada, niscaya itu lebih baik. </span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Jika tidak bisa, maka diam akan lebih baik bagi kita.</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Betapa carut marutnya tingkah laku banyak orang, termasuk saya.</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Semoga kita tidak sedang dimurkai-Nya.</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Tidakkah kita lelah</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Agaknya cukuplah kembali ke titik NOL untuk menjadi diri yang sebaik-baiknya sesuai norma dan aturan masing-masing</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin:0;"><span>Cukuplah kita tanyakan pada diri : pantaskah saya&#8230; ?</span><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"> </p>
<p></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lusiepp.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lusiepp.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lusiepp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lusiepp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lusiepp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lusiepp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lusiepp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lusiepp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lusiepp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lusiepp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lusiepp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lusiepp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lusiepp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lusiepp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lusiepp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lusiepp.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=6&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiepp.wordpress.com/2008/06/02/semoga-kita-tidak-sedang-dimurkai-nya-kembali-ke-titik-nol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e65917660fcec6186df9834af25354b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lusiepp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hutang Harta</title>
		<link>http://lusiepp.wordpress.com/2008/05/28/hutang-harta/</link>
		<comments>http://lusiepp.wordpress.com/2008/05/28/hutang-harta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 04:31:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusiepp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keprihatinanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiepp.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Saya tahu tentang hutang harta Yang bukan saja urusan dunia, tapi juga urusan di akhirat Yang harus diselesaikan sebelum mati Saya tahu tentang sakitnya berhutang Lidah kelu, martabat terbanting berkeping-keping Meskipun pemberi hutang ridho, meskipun pemberi hutang orang berpunya   Berhutang sakit rasanya Sama sakitnya rasa membayar hutang Tapi lebih sakit bila belum terbayar   [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=5&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Saya tahu tentang hutang harta</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Yang bukan saja urusan dunia, tapi juga urusan di akhirat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Yang harus diselesaikan sebelum mati</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Saya tahu tentang sakitnya berhutang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Lidah kelu, martabat terbanting berkeping-keping</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Meskipun pemberi hutang ridho, meskipun pemberi hutang orang berpunya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Berhutang sakit rasanya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Sama sakitnya rasa membayar hutang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Tapi lebih sakit bila belum terbayar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Seorang dekat mengingatkan saya untuk tidak lagi berpayah-payah menanggung resiko sakit hutang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Seorang teman di luar sana mengingatkan pula tentang apa yang saya tahu tentang hutang dalam agamaku</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bahwa aku harus bersabar </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Untuk menyelesaikan penyembuhan, dari rasa sakit berhutang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Dan sabar untuk merasakan sakit, sakitnya menahan diri dari berhutang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Sakitnya jauh lebih bermartabat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Dan hasilnya teramat indah dikemudian hari</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Insya Allah&#8230;.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lusiepp.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lusiepp.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lusiepp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lusiepp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lusiepp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lusiepp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lusiepp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lusiepp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lusiepp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lusiepp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lusiepp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lusiepp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lusiepp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lusiepp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lusiepp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lusiepp.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=5&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiepp.wordpress.com/2008/05/28/hutang-harta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e65917660fcec6186df9834af25354b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lusiepp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Merokok ?</title>
		<link>http://lusiepp.wordpress.com/2008/05/28/mengapa-merokok/</link>
		<comments>http://lusiepp.wordpress.com/2008/05/28/mengapa-merokok/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 04:28:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusiepp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keprihatinanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiepp.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa sebelum dan sesudah makan, banyak orang merokok ? Padahal mereka berniat makan demi kesehatan.   Mengapa pegawai kantoran merokok dengan terang-terangan atau sembunyi-sembunyi di pantry atau emergency exit area ? Padahal mereka tahu betul bahaya merokok.   Mengapa orang-orang kaya merokok ? Padahal mereka tahu bahwa merokok tidak akan menambah prestise dan kekayaan.   [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=3&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mengapa sebelum dan sesudah makan, banyak orang merokok ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Padahal mereka berniat makan demi kesehatan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mengapa pegawai kantoran merokok dengan terang-terangan atau sembunyi-sembunyi di pantry atau emergency exit area ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Padahal mereka tahu betul bahaya merokok.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mengapa orang-orang kaya merokok ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Padahal mereka tahu bahwa merokok tidak akan menambah prestise dan kekayaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mengapa orang-orang pintar merokok ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Padahal dengan ilmunya, mereka tahu bahaya merokok bagi dirinya dan orang lain, bahkan tentang taktik para investor pabrik rokok.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mengapa pemulung, pengasong, pengemis, pengangguran merokok ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Padahal mereka tahu, uang untuk sebungkus rokok bisa dibelikan sebungkus lauk bergizi untuk anak istrinya atau bahkan untuk dirinya sendiri (kalau belum punya anak istri, supaya sehat ), yang lebih pantas dilakukan daripada memperkaya pengusaha pabrik rokok.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"><span id="more-3"></span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mengapa seorang bapak merokok di depan anaknya ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Padahal ia tahu asap rokoknya meracuni anak tercinta, dan kelak anaknya bisa menirunya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mengapa seorang wanita merokok ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Padahal ia tahu orang memandang derajatnya bukan karena rokoknya, dan bahayanya bagi kesehatan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mengapa seorang pemuka agama merokok ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Padahal ia sedang memberi teladan bagi umatnya dan pastinya merokok hanya mendatangkan mudharat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mengapa investor pabrik rokok diutamakan ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Padahal di negeri asalnya, konsumsi rokok dibatasi seketat-ketatnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Mengapa perokok sering lupa pada orang-orang di sekitarnya, yang butuh udara yang layak untuk bernafas ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Padahal ia punya anak, istri, saudara, orang tua, yang butuh bernafas juga. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Saya pikir perokok adalah manusia yang egois&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.yang bahkan terlalu pelit untuk berpikir agar dirinya bisa bernafas dengan sehat, apalagi berpikir untuk kebaikan orang lain ;(</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Peace&#8230;..</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lusiepp.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lusiepp.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lusiepp.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lusiepp.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lusiepp.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lusiepp.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lusiepp.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lusiepp.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lusiepp.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lusiepp.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lusiepp.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lusiepp.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lusiepp.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lusiepp.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lusiepp.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lusiepp.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lusiepp.wordpress.com&amp;blog=3836058&amp;post=3&amp;subd=lusiepp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiepp.wordpress.com/2008/05/28/mengapa-merokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e65917660fcec6186df9834af25354b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lusiepp</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
